Menjual ponsel bekas adalah cara yang bagus untuk mendapatkan uang saku tambahan. Terutama ponsel bekas yang relatif masih baru dapat dijual dengan harga yang tinggi. Itulah sebabnya dalam artikel ini kami memberikan tips untuk menjual ponsel bekas agar cepat laku dengan harga yang tinggi.

Pada artikel sebelumnya kami telah membagi 5 tips hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum senjual ponsel bekas. Bagi yang belum membacanya, tidak ada salahnya jika kalian membacanya terlebih dahulu ditautan berikut ini: 5 Tips Sebelum Menjual Ponsel Bekas

Ada beberapa hal yang penting untuk kalian ketahu dalam menjual ponsel bekas.

menjual ponsel bekas dalam kondisi lengkap
ponsel bekas dalam kondisi lengkap

Berikut kami rangkum beberapa tips menjual ponsel bekas agar cepat laku

1. Bersihkan Ponsel Bekas dan Aksesorinya

Tahukah kalian bahwa ponsel cerdas kalian adalah sumber bakteri? Beberapa peneliti bahkan mengklaim bahwa telepon lebih kotor daripada toilet. Sebelum kalian menjual smartphone lama kalian, sangat dianjurkan untuk membersihkannya dengan benar. Kami menganjurkan untuk memakai sapu tangan kering atau tissu untuk membersihkan ponsel kalain. Jika ponsel kalian tahan debu dan air, kalian dapat membersihkannya dengan baik di bawah keran. Oh ya, jangan gunakan sabun atau deterjen, bersihkan dengan air saja.

Apa yang berlaku untuk ponsel kalian, juga berlaku untuk aksesorinya. Terutama jika kalian membawa pengisi daya atau earphone ke mana-mana, penting untuk membersihkannya dengan baik sebelum kalian mulai menjuanya.

2. Tawarkan Paket Lengkap

Sertakan kotak/ dus  asli ponsel kalian jika kalian masih menyimpannya. Masukkan kabel USB / charger dan adaptor, jangan lupa SIM injector dan aksesori lainnya. Jika kalian pernah menggunakan kasing tambahan (hardcase ataupun softcase), kalian bisa menyertakannya jika masih bagus. Ponsel bekas yang dijual dengan kondisi lengkap, ada kotak (asli), pengisi daya, dan aksesori lainnya biasanya akan terjual dengan harga lebih tinggi. Selain itu pembeli potensial memang biasanya mencari ponsel dalam kondisi selengkap mungkin.

3. Siapkan Foto Produk yang Bagus

Dengan menyiapkan foto yang bagus akan membuat jualan kalian kelihatan lebih menarik. Ambil foto dengan cahaya yang baik dan sudut yang tepat dan tunjukkan smartphone dari semua sisi. Gunakan foto yang bagus, jangan takut menunjukkan kerusakan ponsel di foto.

4. Tentukan Harga Jual yang Tepat

Pertama-tama kalian harus menentukan harga jual yang tepat untuk ponsel bekas kalian. Langkah pertama cari dan cek harga ponsel bekas punya kalian. Kalian bisa memanfaatkan situs jual beli barang bekas.

Semakin rendah harga, semakin besar kemungkinan ponsel kalian akan terjual lebih cepat. Namun, kalian tentu ingin menjualnya dengan harga lebih tinggi. Lebih baik kalian menggunakan harga jual rata-rata di situs jual beli untuk menentukan harga yang layak. Jika ponsel yang kalian tawarkan dalam kondisi lengkap, kalian bisa menjualnya dengan harga sedikit lebih tinggi dari harga pasaran sekitar 10-20%.

5. Temukan pembeli

Sekarang saatnya mencari pembeli untuk ponsel bekas kalian. Sebelum menjualnya ke situs jual beli, tawarkan ponsel kalian ke teman atau keluarga terlebih dahulu. Mungkin ada juga orang-orang di daerah kalian yang tidak selalu menginginkan ponsel terbaru dan termahal tetapi ingin menggunakan ponsel bekas yang masih berfungsi dengan baik.

Opsi kedua adalah menjualnya ke situs jual beli online. kalian bisa menawarkannya di market place semisal Tokopedia, Bukalapak atau OLX. Gunakan foto yang bagus, jangan takut menunjukkan kerusakan ponsel di foto. Dengan cara ini kita memberikan gambaran yang jujur kepada calon pembeli. Jangan menulis deskripsi dari hasil tetapi tulis sendiri deskripsi ponsel yang akan kalian jual. Sertakan pula beberapa spesifikasi ponsel, dan alasan mengapa kalian menjualnya. Jika masih ada garansi, berikan bukti foto struk kepada pembeli.

Pengalaman penulis beberapa kali menjual ponsel. Penulis tidak mematok harga yang terlalu tinggi. Laku sesuai dengan harga pasaran ponsel seken itu sudah bagus. Untung sedikit pun tidak masalah, yang paling penting ponsel tersebut bisa digunakan oleh orang yang membutuhkan.